Pengertian

Hierarki data merupakan urutan tingkatan pada data. Perpindahan urutan pada hierarki data secara umum menentukan besar kecilnya komponen data tersebut.

Tujuan

Kemudian, apa tujuan dari hierarki data? Sepertinya urutan tingkatan ini hanya akan mempersulit dan hanya sebagai definisi tambahan yang tidak perlu. Namun, kenyataannya jauh dari hal tersebut.

Dengan adanya hierarki data, kita dapat melihat hubungan antar data, bagaimana data tersebut dibentuk, dan struktur dari data tersebut. Untuk memahami lebih lanjut, perhatikan contoh berikut.

Misalkan terdapat data karyawan, guru, sekolah, Budi, dan lain-lain. Bagaimana kita memahami data yang diberikan dengan asumsi semua data tersebut memiliki hubungan? Salah satunya adalah dengan memikirkannya sebagai suatu hierarki, dimana suatu data bisa saja merupakan bagian dari komponen yang lebih besar atau lebih kecil. Dalam hal ini, Budi merupakan suatu karyawan pada suatu sekolah, dimana Budi termasuk salah satu guru yang mengajar di sekolah tersebut. Data yang terdapat pada karyawan tidak hanya memuat nama dari karyawan, namun dapat meliputi hal lain yang penting seperti alamat, nomor identifikasi, dan lain-lain.

Komponen pada hierarki data

Umumnya terdapat lima komponen pada hierarki data, komponen-komponen tersebut adalah¹:

  1. Character
    Merupakan unit paling kecil dalam hierarki data. Unit ini mengandung satu atribut atau properti dari suatu field.
  2. Field
    Unit ini mengandung suatu atribut atau properti dari suatu record, dimana field itu sendiri mengandung character. Sebagai contoh, field tanggal lahir dapat diperlakukan sebagai suatu character tanggal lahir seperti 1 Januari 2000 atau dapat diperlakukan sebagai tiga unit character yang terpisah atas hari, bulan, dan tahun (1, Januari, 2000).
  3. Record
    Record merupakan kumpulan-kumpulan dari field yang berhubungan. Contoh record adalah Barang pada suatu toko yang mempunyai field yang meliputi nama_barang, harga_normal, stok, nomor_identifikasi, dan lain-lain.
  4. File
    File merupakan kumpulan-kumpulan dari record yang berhubungan. Sebagai contoh, file dalam suatu supermarket dapat meliputi 50 record karyawan, dapat dinamakan dan termasuk dalam file Karyawan.
  5. Database
    File-file yang sudah dibuat akan diintegrasikan dalam suatu database, biasanya melalui suatu DBMS. Sebagai contoh, database dalam suatu supermarket dapat terdiri dari file karyawan, file barang, file transaksi, dan lain sebagainya.

Referensi

  1. Blaauw, Gerrit Anne; Brooks, Jr., Frederick Phillips; Buchholz, Werner, “4: Natural Data Units”, Planning a Computer System - Project Stretch, McGraw-Hill Book Company, Inc.