Pendahuluan

Ini merupakan bagian kedua dari penjelasan analisis dan perancangan sistem. Apabila ingin membaca bagian sebelumnya sebelum melihat bagian ini, silakan menuju bagian pertama dari penjelasan ini.

Menganalisa Sistem

Aktivitas yang dilakukan saat menganalisa sistem meliputi empat aktivitas utama. Yakni:

  • Requirements Modeling
  • Data and Process Modeling
  • Object Modeling
  • Development Strategies

Pada uraian ini, akan dibahas kegiatan yang dilakukan pada tiap aktivitas utama.

Requirements Modeling

Requirements modeling meliputi pencarian fakta atau riset untuk mendapatkan gambaran sistem yang akan direalisasikan dan pengidentifikasian kemungkinan kebutuhan-kebutuhan untuk sistem yang akan datang seperti output, input, proses, performa, dan keamanan.

  • Output, merujuk pada segala informasi elektronik atau tercetak yang dihasilkan oleh sistem.
  • Input, merujuk pada data yang diperlukan yang masuk ke sistem, baik secara manual maupun secara otomatis.
  • Proses, merujuk pada aturan-aturan logis yang diterapkan ke sistem untuk mengolah data menjadi informasi yang berguna.
  • Performa, merujuk pada karateristik dari sistem seperti kecepatan, volume, kapasitas, ketersediaan, dan ketahanan atau reliability.
  • Keamanan meliputi perangkat keras maupun perangkat lunak dan bagian kontrol lain yang mengamankan bagian data dari sistem dari ancaman internal maupun eksternal.

Data and Process Modeling

Model ini bertujuan untuk merepresentasikan secara grafis bagaimana data sistem dan proses-proses yang ada pada sistem berinteraksi menggunakan teknik analisis struktural. Struktural analisis mengidentifikasi alur data pada suatu proses, rancangan aturan atau metode bisnis yang mengolah data tersebut, dan alur hasil atau output dari data tersebut.

Object Modeling

Teknik modeling yang sering digunakan juga adalah object modeling. Apabila teknik analisis struktural memperlakukan proses-proses dan data sebagai komponen yang terpisah, object modeling atau analisis object oriented menggabungkan data dan proses-proses yang bertindak pada data dalam suatu objek. Objek ini dapat merepresentasikan makhluk hidup, makhluk tidak hidup, transaksi, atau suatu kejadian yang memberi dampak pada sistem. Pada saat perkembangan sistem, para analists sering menggunakan kedua metode model ini untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin.

Development Strategies

Bagian ini mempertimbangkan berbagai pilihan perkembangan dan mempersiapkan transisi menuju tahap systems design dari suatu SDLC. Ini meliputi software trends, acquisition and development alternatives, outsourcing, dan mendokumentasikan kebutuhan-kebutuhan sistem baru secara formal.

Perlu diingat bahwa hasil akhir atau deliverable dari tahap sistem analisis ini adalah system requirements document. System requirements document merupakan rancangan design keseluruhan untuk suatu sistem.

Membuat Laporan Hasil Analisis

Setelah melakukan analisis sistem, salah satu laporan yang dapat dibuat adalah system requirements document. System requirements document merupakan hasil akhir produk berdasarkan apa yang telah didapat pada tahap analisis sistem. Dokumen ini mendetailkan segala kebutuhan sistem dan batasan sistem, merekomendasi solusi terbaik untuk mengatasi batasan dan kebutuhan tersebut, dan menyediakan estimasi atau perkiraan biaya dan waktu untuk tahap perkembangan nantinya. Dokumen ini merupakan basis presentasi untuk para manajemen.

Referensi

  1. https://www.referenceforbusiness.com/management/Str-Ti/Systems-Analysis.html
  2. Tilley, Scott, Harry J. Rosenblatt. Systems Analysis and Design Eleventh Edition. 2016. Course Technology.